Tuesday, November 30, 2010

Sempurnanya Barca, Berantakannya Madrid


Barcelona - Real Madrid menelan kekalahan pertama mereka musim ini di tangan rival berat mereka sendiri, Barcelona. Sang rival memang bermain sempurna, membuat Madrid tampil berantakan sepanjang laga.

Bukti sahih terlihat pada perbandingan penguasaan bola dari kedua tim. Dalam catatan Soccernet, Barca meraih angka 67%, sementara Madrid hanya kebagian 33%. Pun demikian untuk urusan tembakan.

Total, Barca melepaskan 15 tembakan sepanjang laga, di mana enam di antaranya berstatus tepat sasaran, dan lima di antaranya menjadi gol. Madrid, yang nyaris tak mendapatkan peluang sama sekali, hanya punya lima tembakan dengan dua di antaranya on target.

Penguasaan permainan yang sempurna itulah yang membuat Barca menang di segala sisi dan akhirnya mengakhiri laga dengan skor 5-0.

Berkat kemenangan ini, Barca naik ke puncak klasemen dengan nilai 34. Skuad arahan Pep Guardiola ini unggul dua angka atas Madrid, yang kini harus puas ada di posisi dua.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan di Camp Nou, Selasa (30/11/2010) dinihari WIB, langsung seru sejak awal. Victor Valdes tergeletak di dalam boks kotak penalti sendirinya usai menghalau umpan silang Cristiano Ronaldo. Penyebabnya, ia berbenturan dengan beknya sendiri, Gerard Pique.

Peluang emas langsung didapat Barca pada menit keempat. Lionel Messi yang berada di sisi kanan melepaskan sepakan lob dengan kaki kirinya ke arah tiang jauh. Iker Casillas melompat untuk menjangkaunya, namun tak sampai. Bola kemudian terhenti oleh tiang gawang!

Barca yang terus menekan akhirnya unggul pada menit kesembilan. Serbuan Andres Iniesta di sisi kanan pertahanan Madrid dilanjutkan dengan terobosan kepada Xavi Hernandez di dalam kotak penalti.

Xavi berhasil melepaskan diri dari pengawalan, menyentuh bola sejenak, dan langsung me-lob bola melewati Casillas. Gol! Barca memimpin 1-0 dan Casillas mengangkat tangan karena merasa Xavi berada dalam posisi off-side.

Gol lagi! Barca memperbesar keunggulan mereka di menit 18 setelah umpan Xavi ke sisi kiri diterima oleh David Villa. Nama terakhir melakukan tusukan ke daerah pertahanan Madrid sebelum memberikan operan simpel ke depan gawang Madrid.

Pedro Rodriguez yang masuk dari blind-side menyambar bola tersebut dan gawang Iker Casillas bobol lagi.

Casillas melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-27. Pedro melepaskan tendangan terarah usai menerima bola operan dari Xavi. Tapi kali ini usahanya mentah di tangan kiper internasional Spanyol itu.

Sempat terjadi keributan di menit 32 yang melibatkan Cristiano Ronaldo dan sejumlah pemain Barca. Dari siaran ulang terlihat jika Ronaldo sedikit mendorong pelatih Barca, Pep Guardiola, lantaran yang disebut belakangan ini membuang bola ketika Ronaldo memintanya. Kartu kuning untuk Ronaldo.

Valdes yang lari meninggalkan gawangnya juga iktu memprotes tindakan Ronaldo. Imbasnya, penjaga gawang Los Cules itu juga ikut mendapatkan kartu kuning.

Beberapa menit kemudian, CR7 mendapatkan peluang emas melalui sebuah tendangan bebas. Sial baginya, bola menyamping tipis di sisi kanan gawang Victor Valdes.

Lionel Messi pun ikut mendapatkan kartu kuning di penghujung babak pertama. Setelah terjatuh akibat berbenturan dengan Ricardo Carvalho, pemain asal Argentina itu langsung menghampiri dan memprotes Carvalho. Sikut Carvalho mengenai Messi, dan Messi pun terjatuh. Namun wasit menilai, tindakan Messi hanyalah pura-pura belaka.

Barca memulai babak kedua dengan baik, dan tepat pada menit 54 mereka kembali menambah golnya ke gawang Madrid. Skor kini 3-0!

Gol bermula dengan umpan terobosan Messi di depan kotak penalti. David Villa berlari menyongsongnya dengan melepaskan pengawalan dari Pepe. Lewat satu sepakan kaki kanan, ia membuat Casillas memungut bola dari jalanya lagi.

4-0! Barca unggul empat gol tanpa balas di menit 58. Umpan terukur Messi ke sisi sayap kiri diterima oleh Villa. bebas dan tak terkawal, penyerang internasional spanyol itu melepaskan tendangan kaki kanan untuk mencetak gol keduanya dalam laga ini.

Bojan Krkic, yang masuk menggantikan Villa, mendapatkan kesempatan di menit 76. Ia berlari kencang untuk menerima umpan terobosan Xavi. Sial baginya, ia kehilangan keseimbangan dan akhirnya bola berhasil direbut oleh bek Madrid.

Gol kelima Barca akhirnya lahir di menit 91, dan kali ini Bojan ikut berperan. Umpan silangnya dari sisi kanan diterima oleh Jeffren Suarez yang berlari ke depan mulut gawang. Lewat satu sontekan, Jeffren mengoyak jala Casillas untuk yang kelima kalinya.

Menjelang akhir laga, Madrid kehilangan satu pemain setelah Sergio Ramos dikartu merah. Bek kanan Madrid itu melakukan tekel keras terhadap Messi sehingga membuat beberapa pemain Barca mengerubungi dan mengkonfrontasinya.

Akhir yang buruk untuk Ramos dan Madrid.

Susunan Pemain

Barcelona: Victor Valdes, Daniel Alves, Carles Puyol, Gerard Pique, Eric Abidal, Xavi Hernandez (Seydou Keita 86), Sergio Busquets, Andres Iniesta, Pedro Rodriguez (Jeffren Suarez 86), Lionel Messi, David Villa (Bojan Krkic 75).

Real Madrid: Iker Casillas, Sergio Ramos, Pepe, Ricardo Carvalho, Marcelo (Alvaro Arbeloa 60), Sami Khedira, Xabi Alonso, Angel Di Maria, Mesut Oezil (Lassana Diarra 45), Cristiano Ronaldo, Karim Benzema.

CR7 yang Impoten di Hadapan Barca


Jakarta - Dengan 14 gol yang sudah dibuat, Cristiano Ronaldo adalah mimpi buruk musuh Real Madrid. Kalau dinihari tadi dia gagal bikin gol, itu melanjutkan catatan buruk CR7 yang belum pernah menjebol gawang The Catalans.


Jumlah 14 gol yang dibuat Ronaldo baru datang dari La Liga Primera saja. Jika ditotal untuk semua ajang di musim ini, torehannya sudah masuk angka 18.

Namun di Camp Nou, Selasa (30/11/2010) dinihari WIB, pemain termahal dunia itu tak bisa berbuat apa-apa untuk menghindarkan timnya dari kekalahan. Ronaldo seperti kehilangan semua kehebatannya, dia tenggelam oleh solidnya lini tengah The Catalans yang dimotori Xavi Hernandez, Andres Iniesta dan pergerakan luar biasa Lionel Messi.

Terkait kegagalan CR7 mencetak gol ke gawang Barcelona, pesepakbola asal Portugal itu sesungguhnya memang tak pernah melakukan hal tersebut meski sudah lima kali berhadapan dengan Blaugrana. Demikian dikutip dari Marca.

Laga pertama Ronaldo kontra Barca terjadi saat dia masih berseragam Manchester United di babak semifinal Liga Champions di musim 2007/2008. Ronaldo bahkan gagal mengesksekusi penalti dalam leg pertama di Camp Nou yang berkesudahan 0-0, meski The Red Devils kemudian unggul agregat 1-0 berkat gol Paul Scholes di leg kedua.

Pertemuan ketiga CR7 dengan Carles Puyol dkk terjadi di final Liga Champions 2008/2009. Ronaldo yang saat itu berstatus pemain terbaik dunia kalah mengilap dari Lionel Messi, yang mencetak salah satu dari dua gol kemenangan 2-0 Barca.

Ronaldo juga gagal mencetak gol dalam El Clasico pertamanya di musim 2009/2010 karena saat itu Madrid kalah 0-1 lewat gol Zlatan Ibrahimovic. Sementara saat gantian main di Santiago Bernabeu, Los Blancos kembali kalah dengan kedudukan 0-2.

Data Pertemuan Cristiano Ronaldo vs Barcelona

Musim 2007/2008
Semifinal Liga Champions Leg I: Barcelona 0-0 Manchester United (Ronaldo gagal penalti)
Semifinal Liga Champions Leg II: Manchester United (Paul Scholes) 1-0 Barcelona

Musim 2008/2009
Final Liga Champions: Barcelona (Samuel Eto'o, Lionel Messi) 2-0 Manchester United

Musim 2009/2010
El Clasico: Barcelona (Zlatan Ibrahimovic) 1-0 Real Madrid
El Clasico: Real Madrid 0-2 (Messi, Pedro) Barcelona
sumber : detik.com

Sunday, November 28, 2010

Separuh Gadis Jabodetabek Tidak Perawan

JAKARTA, KOMPAS.com — Separuh remaja perempuan lajang di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi disebut tidak perawan karena melakukan hubungan seks pranikah. Tidak sedikit yang hamil di luar nikah.

"Dari data yang kami himpun, dari 100 remaja, 51 remaja perempuannya sudah tidak lagi perawan," ungkap Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief kepada sejumlah media dalam Grand Final Kontes Rap dalam memperingati Hari AIDS sedunia di lapangan parkir IRTI Monas, Minggu (28/11/2010).


Selain di Jabodetabek, ujar Sugiri, data yang sama juga diperoleh di wilayah lain di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa di Surabaya, remaja perempuan lajang yang kegadisannya sudah hilang mencapai 54 persen, di Medan 52 persen, Bandung 47 persen, dan Yogyakarta 37 persen. Menurutnya, data ini dikumpulkan BKKBN selama kurun waktu 2010 saja.

Ia menyampaikan, perilaku seks bebas merupakan salah satu pemicu meluasnya kasus HIV/AIDS. Mengutip data dari Kemenkes pada pertengahan 2010, kasus HIV/AIDS di Indonesia mencapai 21.770 kasus AIDS positif dan 47.157 kasus HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29 tahun (48,1 persen) dan usia 30-39 tahun (30,9 persen). Kasus penularan HIV/AIDS terbanyak ada di kalangan heteroseksual (49,3 persen) dan IDU atau jarum suntik (40,4 persen).

Mengutip catatan Kementerian Kesehatan pula, jumlah pengguna narkoba di Indonesia saat ini mencapai 3,2 juta jiwa. Sebanyak 75 persen di antaranya atau 2,5 juta jiwa adalah remaja.

Recreational vs. Educational

So, your child is beginning to get restless and make you restless. He has got more time than is good for him, and you are now considering after school programs - anything that will keep him busy for a few life-saving hours! Most after school activities can be broadly classified into three - recreational, educational and society-oriented. The last bit usually comes in when your child is already a bit grown up and can voice his own interests.

Educational activities aim at furthering the knowledge of your child. His general awareness, his understanding and his memory are targeted and he is given various techniques that will help him improve one or all of these. Programs such as intensive memory training and speed mathematics are educational after school activities. There are academic programs that will go over your child's homework and class work and help the child gain more in-depth knowledge in the various subjects. Thus academic programs have a definite edge over the fun and games, especially if parents feel that their child has a lot of catching up to do.

Recreational activities include sports and games, fine arts, painting etc. The main thrust here is to have fun. Of course, classes become more competitive as the child climbs up the ladder. Many sport events, competitions, stage performances etc are held to encourage the child.

When we compare the merits of the two kinds of activities, I believe that the recreational programs have more meat. Firstly, children do not enjoy learning unless they themselves feel curious about something. Most academic programs are standardized courses that are not too flexible. They have a general purpose and a well laid out methodology. After a number of hours at school, the child may feel bored. Further study may overwhelm him and make him feel frustrated. Burnout is very much a possibility here.

Recreational programs provide a welcome break from the monotony of learning and studies. The mental challenge and the physical exertion make the child feel a renewed zest and a pleasant sense of fulfillment. Group activity teaches him social skills, discipline and patience. It is a proven fact that children involved in extra curricular activities get better grades than others. Sometimes closing the textbooks and playing a game may be the best way to handle your studies.

Whatever program you choose for your child, regular evaluation is the key to success. You will have to measure the child's progress. If progress is unsatisfactory, shift your child out of the program. The child should also have the freedom to reject an activity if and when he feels bored with it. Generally, programs that combine the educational with the recreational are best suited especially for younger children. This way, children can have fun while they learn.